Snapdragon Guide: Memilih Smartphone Berdasar Karakter Chipset Featured

Manusia diciptakan tak sama, demikian juga dengan Smartphone


Seberapa cantik desain sebuah smartphone, performa kinerjanya tak bisa lepas dari otak yang ada di dalamnya. Prosesor, GPU, Modem, dan chip-chip pemroses data yang tergabung dalam sebuah chipsetlah yang menentukan seberapa ‘pintar’ sebuah smartphone.

Jika menyebut chipset smartphone, Kita tak bisa begitu saja meninggalkan nama Qualcomm. Lini produk chipsetnya yaitu Snapdragon memainkan peranan besar  dalam perkembangan smartphone di dunia. Dari perintah-perintah mudah hingga dukungan video 4K dan internet super kencang, chipset Qualcomm selalu ambil bagian.

Tidak semua chipset yang dirilis oleh Qualcomm ini diciptakan dengan kemampuan dan fitur yang sama.  Tiap  chipset Snapdragon memiliki karakteristik, keunikan dan profil yang berbeda-beda.  Hal itu berpadu dengan kemauan vendor smartphone, harga, dan segmen pasar yang dituju. Alhasil, vendor smartphone pun akhirnya memilih chipset Qualcomm  Snapdragon berdasar karakteristik yang diinginkan.  

Berikut ini kami rangkum panduan lengkap untuk tiap seri Snapdragon, karakteristik, serta smartphone apa saja  yang menggunakan chipset jenis tersebut. Kami janji akan mengupdatenya secara berkala.

 

Chipset Entry Level, Snapdragon Seri 2xx

Chipset Snapdragon yang masuk ke dalam seri 200 atau  seri 2XX  biasanya dipakai oleh smartphone yang menyasar segmen entry level. Yang termasuk kategori seri 200 adalah chipset berlabel Qualcomm Snapdragon 208, 210 dan 212. Perlu Anda ketahui, bahwa seri 2XX ini  adalah seri chipset Snapdragon termurah yang digunakan secara luas di ponsel ekonomis.

Chipset seri ini menggunakan  processor core A7 dengan konfigurasi dual core atau quad-core dengan clockspeed maksimal hingga 1.4Ghz.  Processor core A7 tergolong ‘jadul’ untuk standar saat ini dan telah digantikan oleh core  A53 64-bit yang lebih kuat dan tetap hemat daya. Dengan kata lain,  smartphone yang menggunakan chipset ini “ngos-ngosan” jika dipakai untuk bermain game-game keluaran terbaru.

Soal dukungan terhadap sensor kamera, seri Snapdragon 2xx maksimal mendukung resolusi kamera  hingga 8MP dan perekaman video hingga 720p. Ukuran layar yang didukungpun maksimal hanya 720p.  

Ponsel yang menggunakan  chipset Snapdragon seri 2XX

Adapun jajaran  smartphone yang menggunakan  chipset Qualcomm  Snapdragon seri 2XX adalah Microsoft Lumia 550 (Snapdragon 210),  Microsoft Lumia 650 (Snapdragon  212), Motorola  Moto E (1st and 2nd gen – Snapdragon  200),  Huawei G6 (Snapdragon 200), dan Acer Liquid M220.

A Little Better: Chipset Snapdragon Seri 4xx

Entah mengapa, Qualcomm tidak menamai seri chipset yang performanya di atas seri 2xx ini dengan seri 3xx. Kemungkinan mereka kurang menyukai angka ganjil karena setelah inipun tak ada chipset seri 5xx ataupun 7xx :)

Seri ini sendiri terdiri dari 8 produk yaitu Snapdragon 400, 410, 412, 415, 425, 427, 430, dan yang terbaru yaitu Snapdragon 450 (launching bulan Agustus 2017).

Snapdragon 400 kini tak lagi digunakan dan sudah diskontinu. Namun produk ini dianggap sebagai salah satu chipset Snapdragon yang paling sukses. Snapdragon 400 hadir dalam konfigurasi Krait dual core yang didesain sendiri oleh Qualcomm dan quadcore A7.  Kesuksesan Snapdragon 400 kemudian diikuti dengan Snapdragon 410 yang menggunakan arsitektur quad core 64 bit yang lebih moderen dengan menggunakan inti A53.

Kecuali Snapdragon 425 dan 427, semua lini produk Snapdragon seri 4xx  menggunakan core A3 64-bit yang lebih moderen, yang memberikan kinerja signifikan dibanding seri 2xxx, namun masih di bawah seri 6xx.

Seri 4xx mendukung modul kamera hingga resolusi 13.5MP, sedangkan Snapdragon 435 mendukung resolusi lebih tinggi yaitu 21MP. Ponsel dengan menggunakan  chipset ini  mendukung resolusi  maksimal  1920 × 1200 piksel.  Namun sayangnya, penggunaan processor Snapdragon 400 belum mendukung perekaman  video 4K (chip ini maksimal mendukung perekaman video di 1080p / 30FPS).

Yang agak ganjil adalah Snapdragon 450 yang baru diperkenalkan juni 2017 lalu. Chipset yang diklaim lebih hemat daya ini sudah mendukung konfigurasi dual kamera maksimal 13 megapiksel atau kamera tunggal maksimal 21 megapiksel. Kemampuan rekam videonya juga naik menjadi 1080p/60fps dan sudah mendukung teknologi USB 3.0.

Smartphone yang menggunakan  chipset Qualcomm Snapdragon seri 4XX

Snapdragon 400 adalah chipset terpopuler yang pernah dibuat oleh Qualcomm dan banyak digunakan pada smartphone  kelas menengah (mid-range).  Sebut saja smartphone  HTC One Mini dan HTC One Mini 2, Samsung Galaxy S4 Mini, Microsoft Lumia 625/630/640 / 640XL / 730/735/830/1320 dan Motorola Moto G.
Snapdragon 410, meski  tidak sepopuler Snapdragon 400, namun dapat ditemukan di beberapa perangkat dengan  spesfikasi lumayan memadai, seperti LG X Screen, Samsung Galaxy A5, Samsung Galaxy A3, HTC Desire  510/620, Motorola Moto E dan Motorola Moto G (generasi terbaru) , Xiaomi Redmi 4x (Snapdragon 435), serta  Xiaomi Redmi 2.

 

Kelas menengah atas: Snapdragon Seri 600

Sekarang kita selangkah lebih dekat ke chipset yang digunakan di smartphone unggulan yaitu seri Snapdragon 6XX.

seri Snapdragon 6xx sebelumnya digunakan di smartphone unggulan yang menyasar kelas menengah, seperti misalnya HTC One dan beberapa varian Galaxy S4 (Snapdragon 600).

Pada tahun 2016, chipset heksa-core Snapdragon 650 yang tangguh dan memiliki performa yang lebih baik digunakan di ponsel Xiaomi Redmi Note 3 dan Sony Xperia X.
Adapun Qualcomm Snapdragon 652 merupakan  peningkatan dari 650 dengan menambahkan dua core lagi sehingga desainnya menjadi okta-core.  Qualcomm Snapdragon 652 digunakan dalam beberapa  varian LG G5, Samsung  Galaxy A9 dan Xiaomi Mi Max. Keduanya, 650 dan 652 menggunakan core prosesor A72.

Tak seperti Snapdragon 650 dan 652, seri sebelumnya seperti Snapdragon 610, 615, 616, 617, 625, 626 dan 630 tidak menggunakan core A72 namun memilih untuk memakai core A53 yang profilnya lebih lemah. Namun mereka (kecuali Snapdragon 610 quad core) memakai konfigurasi 8 inti alias octacore.  

Snapdragon 650 dan 652 nyata lebih bertenaga dibanding chipset seri 6xxx yang dirilis di tahun 2015. Snapdragon 653 (yang muncul di tahun  2017 ini menampilkan pengaturan processor octa-core  yang identik dengan Snapdragon 652, namun sedikit lebih stabil dan lebih cepat.

Bagaimana dengan processor seri baru Qualcomm Snapdragon 660?  Processor yang diluncurkan pada bulan Agustus 2017 tersebut  menggunakan inti CPU Kryo 260 milik Qualcomm sendiri.  Dilihat dari banyak sisi, seri ini jelas merupakan versi upgrade dari seri 65X.

Semua chipset Snapdragon di bawah seri 625 dapat merekam video maksimal di 1080p/30FPS. Sedangkan untuk chipset 625, 626, 630, 650, 652, 653 dan 660 sudah mendukung perekaman 4K.

Dalam hal resolusi layar, semua chipset seri sudah mendukung layar  Full HD, sedangkan Snapdragon  650, 652, 653 dan 660 bisa mendukung resolusi  layar yang lebih tinggi yaitu 2,560 × 1,600 piksel.

Smartphone yang menggunakan seri 6XX:

Banyak smartphone yang populer di kelas menengah yang menggunakan processor seri 6xx.  Termasuk diantaranya HTC One M7 (Snapdragon 600), Sony Xperia M4 Aqua (Snapdragon 615), Motorola Moto X Play (Snapdragon 615), Xiaomi Redmi 3 (Snapdragon 616), Motorola Moto G4 (Snapdragon 617) , HTC One A9 (processor Snapdragon 617), Xiaomi Mi A1 (Snapdragon 625) Sony Xperia X (Snapdragon 650), Samsung Galaxy A9 (Snapdragon 652), Alcatel OneTouch Idol 4S (Snapdragon 652) dan Samsung Galaxy C9 Pro (Snapdragon 653).

 

Kelas Flagship: Snapdragon Seri 8xx  

Snapdragon Seri 8xx adalah varian tertinggi. High-end dan paling bertenaga dari rangkaian chipset Snapdragon keluaran Qualcomm.  Jika dibandingkan, mungkin setara dengan prosesor intel seri i.

Chip pertama dan tertua dalam seri ini adalah Snapdragon 800, yang menawarkan konfigurasi 4 inti Krait 400 yang merupakan  salah satu chipset  Qualcomm dengan performa kelas atas.
Kemudian, Qualcomm memperkenalkan  Snapdragon 801, yang dirilis beberapa bulan setelah Snapdragon 800. Sebenarnya profil keduanya  cukup  identik, hanya saja ada beberapa keunggulan yang disertakan di Snapdragon 801 seperti misalnya clock speed yang lebih tinggi dan penggunaan daya yang lebih efisien.

Selanjutnya ada Snapdragon 805 dengan prosesor quad core yang berbasis arsitektur Krait 450 yang lebih baru (tapi masih 32-bit) dengan clockspeed yang lebih tinggi. Tak banyak perangkat yang menggunakan 805. Tercatat hanya ada Samsung Galaxy Note 4 dan Nexus 6.

Qualcomm kemudian beranjak ke era 64-bit dengan menggarap chipset Snapdragon 808 hexa-core dan Snapdragon  810 octa-core yang diperkenalkan pada tahun 2015. Processor tersebut menggunakan  arsitektur core A57 dan A53. Kedua chip ini tergolong kuat, namun sayangnya  pada Snapdragon 810 sempat mengalami masalah overheat  yang imbasnya cukup serius  dan dilaporkan secara luas oleh banyak pengguna perangkat yang menjalankan Snapdragon 810. Kini, profil Snadragon 650, 652 dan 653  sepertinya lebih mirip dengan 810 dan 808.

Isu overheat  di Snapdragon 810 inilah yang kemudian menjadikan  sebagian besar produsen smartphone  menggunakan seri Snapdragon 800 di ponsel andalan mereka.

Untungnya, chipset Snapdragon 820 yang digunakan di sebagian besar smartphone flagship di 2016  cukup laris.
Qualcomm kemudian kembali ke desain quad-core, menggunakan inti CPU Kryo 64-bit baru mereka. Snapdragon 820 kemudian  disusul oleh Snapdragon 821 dan digunakan di Google Pixel, Xiaomi Mi 5S dan LG V20. Secara umum 821 hampir sama dengan 820, namun dengan clockspeed yang lebih tinggi.

Di tahun 2017 Qualcomm menampilkan Snapdragon 835, yang mengusung arsitekstur octa-core CPU Kryo 280.

Smartphone yang menjalankan seri Snapdragon 800 pada umumnya mampu merekam video hingga rresolusi 4K dan minimal 1080p (chipset terbaru bahkan sudah mendukung mendukung resolusi  layar 2,560 × 1,440 piksel  dan video 4K juga). Chipset  8xx generasi awal mendukung kamera dengan resolusi maksimal 21MP, sementara chipset yang lebih baru sudah mendukung skema dual kamera.

Yang menarik, Snapdragon 835 sudah mendukung teknologi dual kamera dengan resolusi maksimal masing-masing kamera hingga  16MP atau kamera tunggal dengan resolusi hingga 32MP.

Smartphone yang menggunakan seri 8XX

Ya, mari kita bicara tentang smartphone apa saja yang berjalan menggunakan Snapdragon seri 800 dan 8XX. Tolong kesampingkan flagship dari Apple dan Huawei, karena  sebagian besar smartphone yang dirilis oleh produsen tersebut  tidak menggunakan processor  Qualcomm Snapdragon 800 di ponsel andalan mereka.

Snapdragon 800 dan Snapdragon 801 telah digunakan di smartphone papan atas seperti Samsung Galaxy S5, HTC One M8, jajaran Xperia Z1 / Z2 / Z3, LG G2 / G3, BlackBerry Passport, OnePlus X dan Xiaomi Mi 4.

Chipset Snapdragon 808 dan 810 yang diperkenalkan  tahun 2015 digunakan di BlackBerry Priv, HTC One M9, LG G4, Microsoft Lumia 950 / 950XL, OnePlus 2, Motorola Moto X Style / Pure, jajaran smartphone  Sony Xperia Z5 dan Nexus 5X / 6P.

Sementara itu, chipset Qualcomm Snapdragon 820 telah digunakan oleh Xiaomi Mi 5, Sony Xperia X Performance, Galaxy S7 ( untuk varian yang dijual di beberapa negara ), LG G5, HTC 10 dan OnePlus 3.

Sedangkan untuk Snapdragon 835, jenis processor ini muncul di Samsung Galaxy S8 , Sony Xperia XZ Premium, HTC U11 Ultra dan Xiaomi Mi 6, dan Nokia 8

Artikel awal: Gearburn

Artikel ini akan diupdate secara reguler mengikuti perkembangan chipset Snapdragon dan smartphone baru yang tersedia di pasar

Rate this item
(0 votes)
Last modified on Friday, 01 December 2017 08:11
icondeep

Technolifetyler, human

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.

Latest Tweets

Bocoroan 6 smartphone terbaru Motorola, semua sudah pakai layar 18:9, baca di https://t.co/iFDjD1yYM3 @motorolaID_… https://t.co/vgvGuGZpBq
Tips Supaya Aktivitas Instagrammu Tak Ketahuan https://t.co/BalMAlHPYT #tipsandroid https://t.co/wfMFq8Lkjx
Alasan Sony tetap bertahan di bisnis smartphone bukan melulu soal uang. Ada masa depan yang harus diperjuangkan. Se… https://t.co/n8dMVvfMq5
Follow Icondeep on Twitter

Post Gallery

Desain Sama Persis, Lalu Apa Bedanya Xiaomi Mi A1 dan Mi 5X?

Kami Beberkan Cara Menyadap WhatsApp Orang Lain..

Rumor Redmi Note 5: Akhirnya Xiaomi Ikuti Jejak Oppo dan Vivo

Detil Lengkap Xiaomi Redmi 5 :  Foto, Spesifikasi, Varian, dan Harga

Windows Phone Hari Ini Telah 'Mati'

Apakah Moto X4 Android One Memang Dipersiapkan untuk Menghadang Xiaomi Mi A1?

Foto Foto Terbaru dan Paling Detil dari OPPO F5

Tentang Mi A1, Smartphone Terbaru Xiaomi yang Tak Terlalu 'Xiaomi'

Ini Sebab Update Xiaomi Mi A1 Tak Ditangani Langsung Oleh Google