Exynos 9810: Langkah Pertama Samsung Menantang Kecerdasan iPhone X

Samsung harus terus memutar otak untuk tetap berada dalam lajur kompetisi dengan pesaingnya, terutama iPhone besutan Apple.

Salah satu yang menjadi perhatian dunia kemarin adalah penggunaan chipset A11 Bionic di iPhone X yang memungkinkan ponsel cerdas tersebut bekerja dengan bantuan teknologi AI (Artificial intelligent). Contoh nyata dari penggunaan chipset ini adalah teknologi Face ID berupa fitur keamanan dengan pengenalan wajah.

Seiring dengan persiapan Samsung untuk meluncurkan duo flaghsip mereka tahun ini yaitu Galaxy S9 dan S9+, Vendor asal Korea Selatan tersebut baru saja mengumumkan chipset terbarunya yaitu Exynos 9810.

Hmm, apakah chipset baru ini siap bersaing dengan A11 Bionic milik Apple. Jawabannya tentu saja dengan menunggu kedatangan sang flagship.

Exynos 9810 menanamkan teknologi yang disebut neural network-based deep learning dan tingkat keamanan yang lebih tinggi. Memungkinkan prosesor mengenali foto atau seseorang dengan akurat sehingga pencarian dan pengkategorian gambar jadi lebih cepat. Bahkan bisa memindai wajah dalam 3D saat mendeteksi.

Dikembangkan melalui proses generasi kedua 10nm FinFET-nya Samsung, chipset ini mengemas CPU delapan inti. Empat di antaranya adalah inti generasi ketiga yang sangat bertenaga bisa mencapai clockspeed 2.9GHz. Sementara empat inti lain dioptimasi untuk efisiensi.

Performa single-core meningkat dua kali lipat dan performa multi-core diklaim mengalami lonjkana hingga 40 persen dibandingkan dengan chipset generasi pendahulunya.

Lebih jauh, Exynos 9810 mengadopsi modem LTE 1.2Gbps yang tentu saja sangat bertenaga dan ngebut untuk urusan internetan. Bukan hal aneh sih, karena modemnya mendukung 6x carrier aggregation (CA) untuk 1.2Gbps downlink dan 200 megabits per second (Mbps) uplink.

Bagaimana soal grafisnya? Chipset generasi baru Samsung ini akan dibenami dengan ARM Mali-G72 GPU yang menjanjikan performa 20% lebih baik dari pendahulunya, juga lebih efisien. Video playback dalam chipsey ini mendukung 10-bit HEVC (high efficiency video coding) dan VP9 codec.

Exynos 9810 juga sudah mendukung dual-ISP untuk 4 image sensor. Seperti keberadaan kamera ganda di belakang bersama dengan kamera dan sensor iris di bagian depan. Dual-ISP menyuguhkan kestabilan gambar dan video hingga resolusi UHD.

Termasuk dukungan real-time out-of-focus photography dalam resolusi tinggi dan gambar yang lebih cerah dalam kondisi minim cahaya. Juga bisa mengurangi nise dan motion blur. Menarik bukan? Jadi tak sabar untuk melihat hasil jepretan kamera Galaxy S9 dan S9+.

Rate this item
(0 votes)
Last modified on Saturday, 06 January 2018 09:22

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.

Latest Tweets

Bocoroan 6 smartphone terbaru Motorola, semua sudah pakai layar 18:9, baca di https://t.co/iFDjD1yYM3 @motorolaID_… https://t.co/vgvGuGZpBq
Tips Supaya Aktivitas Instagrammu Tak Ketahuan https://t.co/BalMAlHPYT #tipsandroid https://t.co/wfMFq8Lkjx
Alasan Sony tetap bertahan di bisnis smartphone bukan melulu soal uang. Ada masa depan yang harus diperjuangkan. Se… https://t.co/n8dMVvfMq5
Follow Icondeep on Twitter

Post Gallery

Desain Sama Persis, Lalu Apa Bedanya Xiaomi Mi A1 dan Mi 5X?

Kami Beberkan Cara Menyadap WhatsApp Orang Lain..

Rumor Redmi Note 5: Akhirnya Xiaomi Ikuti Jejak Oppo dan Vivo

Detil Lengkap Xiaomi Redmi 5 :  Foto, Spesifikasi, Varian, dan Harga

Windows Phone Hari Ini Telah 'Mati'

Apakah Moto X4 Android One Memang Dipersiapkan untuk Menghadang Xiaomi Mi A1?

Foto Foto Terbaru dan Paling Detil dari OPPO F5

Tentang Mi A1, Smartphone Terbaru Xiaomi yang Tak Terlalu 'Xiaomi'

Ini Sebab Update Xiaomi Mi A1 Tak Ditangani Langsung Oleh Google